(disadur dari Nakita edisi khusus)
Kepribadian adalah kumpulan karakter yang ada dalam diri setiap orang yang membedakan satu orang dengan lainnya. Kepribadian ini akan berpengaruh pada cara seseorang berpikir, bersikap, dan bertindak. Kepribadian diyakini telah ada dalam diris ejak lahir dan kemudia berkembang dalam interaksi dengan lingkungan. Menurut Katherine Briggs dan Isabel Briggs Myers terdapat empat pasang dimensi kepribadian yang diukur oleh gaya pribadi, yaitu :
- Dimensi extrovert – introvert ( Banyak bicara vs perenung )
- Dimensi sensing-intuition (Pengamat vs Penghayal)
- Dimensi thinking-feeling
- Dimensi jugging – perceiving
Karakteristik Si banyak bicara vs Si Perenung
Si banyak bicara
- Interaksi, senang jadi pusat perhatian
- Suka berkelompok
- Bicara/bertindak dulu baru berpikir.
- Banyak bicara
- Banyak kegiatan, suka keg aneka ragam
- Tidak suka kegiatan yg butuh waktu lama
- Berminat pada aktivitas
- Tidak masalah dengan interupsi
- Mudah bergaul,senang diantara orang
- Pikiran diucapkan
- Menikmati diskusi mengembangkan
- Lebih memilih keleluasaan dari kedalaman
Kelebihan :
- Lebih menyukai bersama orang lain
- Menyukai kelompok kerja
- Merasa senang dengan lingkungan
- Bertindak cepat,peka terhadap kegentingan
- Menghindari prosedur yang rumit
- Tertarik pada hasil kerja
- Menyukai variasi pada tugas
Kekurangan :
- Butuh untuk selalu ada orang lain
- Mengalami kesulitan bekerja di proyek mandiri
- Sangat mudah teralihkan perhatiannya oleh gangguan eksternal atau orang lain
- Bertindak tanpa pertimbangan cukup atas semua konsekuensi yang mungkin terjadi
- Sering menyederhanakan situasi yang komplek
- Orientasi pada hasil akan mencemari pandangan yang lebih luas dan kebutuhan organisasi jangka panjang
- Tidak memiliki cukup kesabaran untuk menghadapi tugas secara detail
Si perenung
- Sendiri, menghindari jadi pusat perhatian
- Bicara dengan satu atau dua orang
- Pikir dulu baru bertindak.
- Pendiam
- Fokus pada satu kegiatan suka lingk tenang
- Tidak keberatan dg keg yang pankang
- Berminat pada fakta/gagasan
- Tidak suka dengan interupsi
- Tampak membatasi diri,senang belajar sendiri
- Pikiran dihayati ( berpikir dalam hati )
- Suka merenung mengembangkan gagasan gagasan melalui diskusi melalui refleksi
- Lebih memilih kedalaman dari keluasan.
Kelebihan :
- Tidak tergantung pada orang lain
- Bekerja sendiri dengan penuh kesungguhan
- Merasa nyaman dalam dunia ide dan konsep
- Mempertahankan kerahasiaan
- Berpikir secara cermat sebelum bertindak
- Cermat terhadap hal-hal terperinci, tidak menyukai hanya mendengar sekilas
- Tertarik pada alasan melakukan suatu pekerjaan.
- Tidak keberatan bekerja di sebuah proyek dengan jangka waktu lama tanpa gangguan
Kekurangan :
- Menolak pengaruh luar
- Menghindari tugas kelompok
- Tidak cukup memperhatikan kejadian diluar dirinya.
- Amat dekat dengan ketertutupan pribadi
- Waktu untuk bertindak sudah lewat
- Menemui kesulitan dalam membuat kesimpulan dan masuk kedalam inti prsoalan
- Tidak cukup memperhatikan hasil suatu pekerjaan
- Harus memiliki konsentrasi penuh. Tidak mampu mentoleransi gangguan yang tak bisa dihindari
bersambung…
amelia berkata,
September 26, 2008 pada 5:43 am
Ini sangat menarik, tapi bisa lihat sambungannya di mana ya? Bisa lebih bagus apabila disertai dengan contoh, misalkan bagaimana tipe si banyak bicara menghadapi sebuah persoalan, atau bersekolah.Ada kepribadian* yang lain juga tidak?